Kemaafan...

Posted by Fiq | Posted in | Posted on Monday, June 08, 2009

Seorang Guru taman kanak-kanak telah mengadakan satu "permainan". Si Guru telah menyuruh tiap-tiap anak muridnya membawa satu kantong plastik transparen bersama dengan beberapa buah kentang.

"Kentang-kentang tersebut akan diberi nama berdasarkan nama orang-orang yang dibenci, jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa. Bergantung jumlah orang-orang yang dibenci," ujar si guru.

Pada hari yang tersebut masing-masing murid membawa kentang dalam kantung plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Sepertimana perintah si guru mereka, tiap-tiap kentang di beri nama dengan nama-nama orang yang dibenci.

Seterusnya murid-murid dikehendaki membawa kantung plastik berisi kentang tersebut ke mana saja mereka pergi, bahkan ke tandas sekalipun, selama satu minggu.
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat dan baunya juga tidak menyenangkan.

Setelah satu minggu murid-murid tersebut merasa lega kerana penderitaan mereka akan segera berakhir.

Si Guru bertanya: " Bagaimana rasanya membawa kentang-kentang tersebut selama satu minggu?"

Keluarlah keluhan dan rungutan dari murid-murid tersebut, secara umumnya semua tidak senang dan selesa ketika membawa kentang-kentang busuk tersebut terutamanya ke mana sahaja mereka pergi.

Si Guru pun menjelaskan moral " permainan " yang mereka jalankan.

Si Guru berkata : " Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa apabila kita tidak dapat memaafkan orang lain. Busuk dan tidak menyenangkan kerana membawa kentang busuk tersebut kemana saja kita pergi. Itu baru hanya satu minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak menyenangkan dan terseksanya..."

Jadi wahai kawan, jadikanlah diri kamu itu seorang pemaaf. Jangan simpan kebencian di lubuk hati kerana mana tahu, suatu hari nanti lubuk kebencian itulah yang melemaskan diri kita kelak... Apalah salahnya kita memaafkan kesalahan orang untuk meramaikan umat kita sendiri di syurga nanti...

Comments (0)